Mengenal Jenis-jenis Kapal Laut

0 Comments

Bagi orang di kepulauan, alat transportasi laut sudah tidak asing lagi. Berikut adalah beberapa jenis kapal laut yang lazim digunakan di negeri kepulauan.
 

Pertama kapal jelajah. Kapal jenis ini berukuran setidaknya 6 dek untuk mengangkut penumpang dari satu pulau ke pulau lainnya, dengan daya jelajah lebih dari seribu mil laut, semisal dari Tanjung Pinang menuju ke Ternate, yang singgah di tempat-tempat yang dilalui seperti Jakarta, Surabaya dan seterusnya. Kapal jelajah rata-rata memiliki kecepatan 20 knot atau hampir 40 km/jam. Dikarenakan jarak yang ditempuhnya jauh dan kecepatannya sedemikian, maka waktu perjalanan menjadi lama. Di dalam kapal jelajah, dilengkapi dengan kedai dan Musholla untuk shalat lima waktu yang diringkas menjadi tiga waktu karena yang dua waktu digabung shalatnya dan dipendekkan.
 

Kapal Jelajah


 
Kedua, kapal penyeberangan. Kapal ini besarnya 3-4 dek untuk menyeberangkan penumpang dan kendaraan dari satu pulau ke pulau lain dengan jarak kurang dari seribu mil laut. Kecepatan kapal penyeberangan lebih rendah lagi yakni rata-rata 15 knot.
 

Kapal Penyeberangan


 
Ketiga, kapal cepat. Kapal ini ukurannya lebih kecil dan dapat mencapai kecepatan 50 knot. Akan tetapi, di musim ketika ombak sedang besar, kapal cepat terkadang berhenti beroperasi demi keamanan.
 

Kapal Cepat


 
Keempat, kapal pompong. Kapal pompong tradisional dari bahan kayu dengan mesin solar atau bensin. Kapal pompong beraneka bentuk dapat berfungsi sebagai kapal serbaguna. Mulai dari menyeberangkan kendaraan roda dua, melaut mencari ikan, berniaga, mengangkut penumpang, sampai memindahkan rumah dari pulau ke pulau. Kapal pompong juga dapat diperlengkapi dengan aneka peralatan elektronik seperti navigasi, sonar dan juga sensor yang dapat mendeteksi apabila kapal berada pada perairan yang terlalu dangkal.
 

Kapal Pompong


 
Apakah Anda tertarik untuk menjelajahi seluk-beluk negeri kepulauan?